Jumat, 09 Juli 2010

TERBUNUH KESETIAAN

Kau taWarkan raSa
Dan aku meNoLaknya.
Kau beRi aku jaNji
Tapi aKu puNgkiRi.
Bukan kaRena aku keJam
Tapi kaRena aKu setia.

Kesetiaan bagiku adaLah suMpah
Meski kau tawarkan seSuatu yang Lebih indah.
Maafku meMinta . . .

Jangan ajaRi aku beRkhianat
Meski haRapmu teRus meNgumpat.

Kesetiaanku bukanLah aLur ceRita
Tapi peNgabdian jiWa.
Bukan saat dia hadir
Tapi ketiKa dia peRgi.

Kesetiaanku adaLah keSanggupan . . .
IbaRat airmata meMaknai segaLa raSa.
MenaNgis ketika seDih
Tetap meNangis ketiKa bahagia.
Tapi keSetiaan bukanLah taNgisan
Sebab tak ada aLasan uNtuk meNghiba.
Bukan juga pendeRitaan . . .
Sebab tak ada keSetiaan yang meLukai.

Jangan taNya keSetiaanku kaLi ini . . .
Bukan kaRena aku tak meNginginkanmu
Tapi kaRena aKu tak puNya waKtu
Meski teLah kuMinta uNtuk kembaLikan haRi haRiku.

Aku teLah meNjadi buDak peNgabdian
Yang haRus peRsembahkan ketuLusan
Mengabaikan keCembuRuan.

Aku tak saNggup setia . . .
Karena raSaku tak biSa kupahami
Meski teLah kuSakiti diRi
Meski kupeRtaRuhkan nyaWa
Tapi airmata ini tak ada
Dan aku tak biSa meNangis Lagi.

Aku beRhenti setia . . .
Karena seSungguhnya keSetiaan ini teLah meMbunuhku.
Dan aku tahu teRus beRtanya
KeSetiaan iNi untuk siapa . . .

0 komentar:

Posting Komentar